Namun sejatinya, aku kembali terjatuh karena cinta. Entah itu karena cintaku yang pertama atau pun cintaku yang kedua. Dan hal inilah, yang mengurung niatku, hatiku, perasaanku membuka pada lelaki mana-pun.
Dua tahun aku menutup hatiku untuk semua laki-laki. Namun sejatinya, disaat aku membuka hatiku, aku lagi-lagi terjatuh. Hanya bisa menangis dalam diam disunyinya malam. Hanya mengingat kenangan yang pernah aku lalui bersamanya. Memang, tak bisa disebut kenangan, tetapi sejatinya, aku tetap menyebutnya kenangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar